SAMARIDA ,KALIMANTAN TIMUR – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HIMAPRODI) Pendidikan Anak Usia Dini
(PAUD), Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mulawarman
(UNMUL). Menggelar PAUD FAIR pada tanggal 21 April – 22 April 2018 se- Kota
Samarinda. Dalam rangka PAUD FAIR sendiri, sebenarnya ini adalah acara ulang
tahun dan naiknya akreditasi Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD)
ulang tahun yang ke- 10 ini PG PAUD membuat acara yang bertemakan “Menyongsong Generasi Emas Melalui
Kreatifitas”. Pada kegiatan ini terdapat
susunan acara seperi; Talkshow Parenting , dan terdapat berbagai macam
perlombaan seperti; lomba membuat alat permainan eduatif (Mahasiswa dan Guru TK
) , menari ( Unjuk bakat anak), fashion show ( Unjuk bakat anak) dan mewarnai
& menggambar ( unjuk bakat anak ). Dan prodi paud sendiri membawa mobil
pintar saat acara berlangsung di plaza mulya mall. Mobil pintar ini sebenarnya
beisi buku atau yang biasa di kenal sebagai perpustakaan keliling. Isi dari
perpustakaan keliling ini terdapat buku cerita anak, buku dongeng, dan buku
edukasi anak.
Sebagai
Ketua Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini ( PG PAUD ) Dr. budi
Rahardjo, M.S. Sangat bangga karena dalam perayaan tersebut bisa memberikan
sambutan serta sekaligus meresmikan acara tersebut. Banyak hal yang dilalui
untuk terjadinya acara tersebut seperti : menentukan tema apa yang di pakai
dalam acara tersebut, pembentukan kepanitiaan dan serta kekoordinasi, pembuatan
dan mengajukan proposal untuk menggalang dana, menentukan kapan dan dimana acara
tersebut di selenggarakan, serta menentukan konten konten apa saja yang akan di
paparkan.
Pada
saat talkshow parenting terdapat dua pemateri yaitu : Machnun Uzni. S.I.Kom
(Founder Sahabat Miskat Indonesia) dan Ir. Hj. E Komariah Kuncoro, M. A. C. Ed
( Ketua P2PT2A KALTIM) yang bertemakan “Pendidikan Intelektual Vs Pendidikan
Karakter Dalam Menghadapi Perkembangan Zaman”. Kegiatan talkshow tersebut
diikuti sekitar 200 mahasiswa/mahasiswi. Tujuan dari talkshow ini adalah agar
tau pentingnya pendidikan intelektual dan pendidikan karakter bagi lingkungan
disekitarnya.
Pada
saat lomba membuat APE ( Alat Permainan Edukatif) dimana lomba tersebut diikuti
oleh guru-guru TK dan guru-guru PAUD serta para Mahasiswa/Mahasiswi Se-KalTim. Alat
permainan edukatif ini nantinya akan digunakan oleh kalangan anak usia dini
dalam hal belajar sambil bermain dan untuk mengembangkan aspek-aspek anak
tersebut.
Pada
saat acara lomba untuk unjuk bakat anak, anak-anak yang mengikuti lomba tersebut
sangat mengikutinya dengan nyaman dan banyak dibantu oleh mahasiswa Univesitas
Mulawarman maupun Universitas Widyagama. Terlihat sekali antusias masyarakat
umum yang menyaksikan perlombaan tersebut. Begitu pula orang tua yang
mendampingi anak-anaknya membuat perayaan lomba ini sangat meriah. Saat lomba
fashion show banyak sekali baju anak-anak yang modern hingga tradisional.
Anak-anak itu berjalan diatas panggung layaknya model untuk menampilkan pakaian
yang mereka kenakan, saat lomba mewarnai banyak sekali warna yang dipilih oleh
anak-anak meski warna sesungguhnya bukanlah itu. Mewarnai dapat mengembangkan
imajinasi daya khayalan anak, saat pentas menari sebenarnya sangat bagus untuk
anak-anak itu sendiri jika dikembangkan terus anak-anak akan mendjadi seseorang
penari profesional. Sebenarnya fashionshow, menari, dan mewarnai sanggatlah inovatif karena jika
di asah terus-menerus akan menjadi sebuah hasil yang membanggakan seperti :
mewarnai& menggambar, anak jika di latih terus menerus akan menjadi
seseorang seniman yang hebat dan sangat istimewa.
Fashionshow,
anak akan menjadi seseorang model yang senior di masa yang akan datang, tetapi
jika anak ingin menjadi seorang model anak harus tau dan sebagai orang tua
harus membatasi asupan makanan anak dari dini agar di masanya anak bisa
menggapai cita-cita tersebut. Menari, jika anak sudah memiliki talenta bakat
menari maka kita sebagai orang tua harus mengembangkan bakat tersebut agar
kelak anak akan menjadi seseorang penari yang berbakat.
Banyak
hal yang dilalui untuk terjadinya acara tersebut seperti : menentukan tema apa
yang di pakai dalam acara tersebut, pembentukan kepanitiaan dan serta
kekoordinasi, pembuatan dan mengajukan proposal untuk menggalang dana,
menentukan kapan dan dimana acara tersebut di selenggarakan, serta menentukan
konten konten apa saja yang akan di paparkan. Namun itu semua tidak menjadi
masalah untuk mewujudkan terjadinya acara PAUD FAIR 2018. Karena semua hal
tersebut adalah hal yang wajar saat melakukan atau sedang merencanakan suatu
perayaan. Tapi tak sedikit dari kalangan para mahasiswa/mahasiswi yang
memberikan saran dan kritik. Seperti mahasiswi angkatan 2017 bernama sarah, ia
mengakatan “ seaindainya dana yang di dapat memiliki lebih, bagusnya dibuat
juga untuk lomba menyanyi agar minat anak untuk mengikuti lomba semakin luas
cakupannya. Tetapi lebih seru lagi kalau lomba bernyanyi dilakukan dengan orang
tua mereka. Ya saya pikir itu akan menjadi semakin menarik perhatian masyarakat
umum untuk mngetahui acara tersebut. Dan sebaiknya siap menerima jika ada anak
usia dini yang ingin ikut lomba tersebut meski ia tidak sekolah (umum)” ungkap
sarah.
Sumber
Bacaan :
www.cintakidsfashion.com/2014/09/lomba-fashion-show-bisa-meningkatkan.html?m=1
Diakses 17 Mei 2018
http://belajar123.com/tips/manfaat-menggambar-danmewarnai-bagi-anak-usia-dini/
Diakses 20 Mei 2018
www.childrencafe.com/manfaat-menari-bagi-perkembangan-anak/
Diakses 23 Mei 2018